Pandit FPL: Analisis Pertandingan Game Week 1 Premier League

Pandit FPL: analisa laga Game Week 1 Premier League

tiap musim, Fantasy Premier League (FPL) senantiasa ramai dibicarakan. Menjelang musim persaingan 2022/2023 dimulai, tercatat telah ada lebih dari 4 juta pemain yang telah terdaftar di Indonesia. Belum lagi menjamurnya liga-liga yang menjadi wadah bagi pemain untuk mengadu keahliannya. Hadiah yang ditawarkan pun beragam, mulai dari uang elektronik, jersey, hingga PS 5.

Satu hal yang unik dan jarang disadari oleh para pemain FPL merupakan meleburnya fanatisme dan objektivitas. FPL secara gamblang menuntut tiap pemain untuk bersikap objektif sekaligus menyingkirkan fanatisme kepada klub kesayangan. Sedikit saja subjektif, karenanya bersiaplah bertemu dengan kekecewaan.

tak cukup dengan objektif, pemain FPL patut punya keahlian untuk membayangkan seluruh hasil laga dalam tiap pekan yang berdampak kepada perolehan skor. Terdengar susah? memang. tetapi jangan cemas, kami telah merangkum ilustrasi/resume tiap laga di gameweek 1 yang bisa dipakai untuk memilih pemain di pekan perdana FPL musim ini.

1.Crystal Palace vs Arsenal (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 02.00 WIB)

Pertemuan terakhir di Selhurst Park, Arsenal diwujudkan tak berdaya dengan kebobolan 3 gol tanpa balas. Arsenal yang mengandalkan possession dan kombinasi umpan pendek bakal ketemu Crystal Palace yang lebih menunggu dengan mengandalkan serangan balik cepat dan berbahaya. Besar kemungkinan tak akan ada tim yang cleansheet tetapi tak akan terjadi hujan gol.

2. Fulham vs Liverpool (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 18.30 WIB)

Tiga musim terakhir, Liverpool senantiasa pesta gol melawan tim promosi. Fulham patut siap jadi lumbung gol pertama Liverpool. benar-benar disarankan pasang sebanyak-banyaknya pemain Liverpool. Jangan lupa pilih Salah jadi kapten.

3. Bournemouth vs Aston Villa (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB)

Sisi kiri dari kedua tim akan menjadi sektor paling sibuk. Kedua tim mengandalkan serangan dari sisi kiri untuk mencetak gol. Uniknya, Bournemouth dan Aston Villa justru lebih sering kebobolan yang berawal dari aksi di sisi kiri pertahanan. Nama-nama seperti Coutinho, Digne, Anthony, dan Zemura berpotensi menyumbangkan skor lebih banyak.

Baca juga:  Senegal Lolos ke Piala Dunia 2022, Sadio Mane Sindir Mohamed Salah, Tanda Perpecahan di Liverpool? : Liga Judi

4. Leeds vs Wolves (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB)

Musim lalu, Leeds mempunyai pertahanan yang buruk (termasuk tiga terburuk). Tetapi, Wolves juga bukan tim yang produktif. Kemungkinan laga ini usai dengan skor kacamata cukup besar. Wolves lebih berpeluang menyumbang lebih banyak skor karena Leeds benar-benar agresif dan sering melaksanakan pelanggaran yang usai dengan ganjaran kartu kuning.

5. Newcastle United vs Nottingham Forest (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB)

Newcastle sedikit diunggulkan menang tipis karena berstatus tuan rumah. Secara teknis Newcastle tak banyak dihuni oleh pemain kreatif sementara Nottingham Forest merupakan salah satu tim dengan pertahan terbaik di Championship musim lalu (kedua terbaik).

6. Tottenham Hotspurs vs Southampton (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB)

Spurs salah satu tim penganut taktik direct football bertemu Southampton yang defense nya lambat. Ada peluang Son atau Kane menggila. Sehingga, tak disarankan memasang pemain belakang Southampton.


7. Everton vs Chelsea (Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 23.30 WIB)

Everton tim yang mengandalkan lahiriah dan sering bikin pelanggaran sementara Chelsea musim lalu merupakan tim yang paling banyak mencetak gol dari spot putih (8 gol). Besar kemungkinan akan ada hadiah pinalti untuk Chelsea. tetapi, eksekutor pinalti Chelsea merupakan seorang gelandang bertahan (Jorginho).

Silahkan nilai sendiri apakah Jorginho cukup layak dipasang di pekan ini. Selain itu, laga ini berpotensi hujan kartu kuning karena dipimpin oleh wasit yang musim lalu paling banyak mengeluarkan kartu kuning, Craig Pawson (109 kartu kuning).

8. Leicester City vs Brentford (Pekan, 7 Agustus 2022 pukul 20.00 WIB)

Kecil kemungkinan laga ini usai tanpa gol. Karena musim lalu Leicester termasuk tim yang produktif (62 gol, terbaik ke-5) sementara Brentford hanya kuat dalam duel-duel udara (19% aerial duels won, terbaik kedua). Leicester lebih berpeluang menyumbang skor lebih besar karena lini depan mereka mengandalkan kecepatan (Vardy dan Barnes).

Baca juga:  Untuk Sepakbola Tanah Air, KBRI Tokyo Kelak Atur Kunjungan SSB serta Klub Indonesia bagi Studi Banding ke Jepang : Liga Judi

9. Manchester United vs Brighton (Pekan, 7 Agustus 2022 pukul 20.00 WIB)

laga ini akan berjalan sengit. Manchester United yang produktif selama pramusim bertemu Brighton yang berstatus salah satu tim dengan pertahanan terbaik musim lalu. Penentu laga bisa beralih ke tangan Paul Tierney sebagai wasit yang paling rajin memberikan pinalti. Ditambah lagi MU tercatat sebagai tim yang paling sering menggosok voucher pinalti semenjak VAR berlaku. apabila ingin menaruh pemain MU, sebaiknya pilih eksekutor penaltinya (Bruno/Ronaldo).

10. West Ham United vs Manchester City (Pekan, 7 Agustus 2022 pukul 22.30 WIB)

laga paling sengit di GW ini. Kedua tim punya gaya bermain yang cenderung menyerang. Hampir gak mungkin clean sheets. Kalaupun seri, minimal 1-1. Akan lebih bagus apabila memasang pemain depan/tengah dari dua tim ini. terlebih pemain-pemain yang rajin mencetak gol atau assist.

Rekomendasi:

Dari 10 laga, hanya satu laga yang punya peluang usai dengan kacamata (Leeds vs Wolves). Selain itu, tim-tim yang lazimnya menyumbang banyak skor (Manchester City, Liverpool, Tottenham) tak menghadapi tim yang terlalu menyulitkan. Oleh karena itu, di gameweek pembuka ini lebih bagus menggunakan formasi 3-5-2.

Nikmati kemenangan judi bola dengan odds terbaik di Liga Judi. Karena kami merupakan Agen SBOBET terpopuler di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.