https: img.okezone.com content 2022 03 29 51 2569677 kisah-pesepakbola-argentina-yang-rela-mondok-di-pesantren-kalimantan-demi-perdalam-islam-dan-jadi-mualaf-2riYEKOfVT.jpg

Kisah Pesepakbola Argentina yang Rela Mondok di Pesantren Kalimantan untuk Perdalam Islam serta Menjadi Mualaf : Liga Judi

BULAN Ramadan bakal segera tiba serta tentunya banyak kisah menarik yang senantiasa hadir di salah satu bulan suci berdasarkan umat agama Islam hal yang demikian. Seperti halnya pada bulan Ramadan di 2015 silam, di mana ada pesepakbola asal Argentina, yakni Carlos Raul Scuciatti yang akhirnya berubah jadi mualaf habis mempelajari agama Islam di pesantren.

Ya, eks pemain Persijap Jepara itu memang sempat berubah jadi pembicaraan oleh pesepakbola Tanah Air karena keputusannya yang mengganti keyakinan. Apalagi mengingat Carlos memeluk islam setelah masuk ke Pondok Pesantren di tempat Kalimantan.


Tepatnya Carlos mempelajari Islam dengan belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Selama di Ponpen hal yang demikian, Carlos banyak mempelajari agama Islam.

Baca Pula: Meski Sering keok dari Negara High Asia, Vietnam Mempersiapkan Tinggalkan Stage Tim indonesia Indonesia

Carlos Raul (Assalam)

Keputusan Carlos mengganti agamanya pun bukanlah sesuatu yang mendadakan. Diketahui dia telah setahun sebelumnya mempelajari agama Islam.

Hal itu enggak terlepas dari keputusannya menjalin romansa dengan orang Indonesia, yakni Esti Puji Lestari, yang kini berubah jadi istrinya. Esti sendiri ialah warga Jepara yang memeluk agama Islam,

Dalam perjalanannya mengubah keyakinan itu, Carlos pun hingga mengubah namanya setelah authorized berubah jadi mualaf. Carlos tepatnya kini mempunyai nama Islam, Muhammad Carlos.

“Carlos merasa hatinya terpanggil buat mempelajari Islam. Kini namanya berubah jadi Muhammad Carlos Raul. Kini dia ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan bagus serta benar,” bunyi statement Ponpes Assalam Arya Kemuning di laman authorized mereka, Selasa (29/3/2022).

berdasarkan laporan dari Ponpes Assalam, Carlos memilih pesantren mereka karena ingin mengetahui islam lebih dalam lagi. Karena itu dia memilih tempat yang jauh dari hiruk pikuk ibu kota.

Baca juga:  peroleh Tiga Kelemahan Tim indonesia Indonesia U-19, Shin Tae-yong lantas Geber Latihan Khusus : Liga Judi

Seperti yang dikatakan salah satu Pimpinan Ponpes Assalam Arya Kemuning, KH Arief Heri Setyawan, Carlos jua ingin segera bisa mempelajari Al-Qur’an. Dia pun mengagumi tekad serta niat Carlos mengetahui Islam jauh lebih bagus lagi.

“Carlos merasa terpanggil buat mempelajari Islam. Dia merasa bahwa Ponpes Asslam ialah tempat yang cocok untuknya mempelajari membaca Al-Qur’an denga bagus serta benar,” tutup Kiai Arief yang dilansir dari laman authorized Ponpes Assalam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.