https: img.okezone.com content 2022 03 25 49 2567875 gagal-juara-liga-1-2021-2022-ini-penyebab-penurunan-performa-arema-fc-HdYjrAFW05.jpg

Gagal Memenangkan Liga 1 2021-2022, Ini Sebab Penurunan Performa Arema FC : Liga Judi

DENPASAR – Arema FC dipastikan gagal memenangkan Liga 1 2021-2022. karena, performa Singo Edan enggak tetap dalam beberapa pekan terkahir meski sebelumnya enggak terkalahkan pada 28 perlombaan.

Arema FC meraih sejumlah hasil minor pasca kekalahan dari Persebaya Surabaya. Dalam enam perlombaan pasca kekalahan dari Persebaya, Arema FC hanya menang dua kali.


Persikabo 1973 vs Arema FC (Foto: Twitter/@Liga1Match)

Kemenangan itu diraih atas Barito Putera serta teranyar dari Persikabo 1973. Sementara itu, satu perlombaan abis imbang 2 – 2, yaitu dikala melawan Borneo FC.

Sisanya, Arema FC keok dari Persik Kediri, Persib Bandung, serta Bali United. Tiga kekalahan terakhir itu sekaligus memupus kans Arema FC bagi jadi memenangkan Liga 1.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, berkilah, segala bisa terjadi di dalam sepakbola. Timnya sesungguhnya enggak bermain buruk dikala keok, termasuk waktu bersua Persebaya serta Persik.

“Dalam sepakbola segala kemungkinan bisa terjadi. Mungkin, kita sesungguhnya telah bermain bagus. Tetapi, hasilnya enggak layak harapan. Lalu, pada hari ini, kita bisa balik menang,” ucap Eduardo Almeida layak perlombaan melawan Persikabo 1973, pada Jumat dini hari (25/3/2022).

Pelatih berusia 44 tahun ini menyatakan, timnya seharusnya bisa menang seandainya fokus serta faktor nonteknis, yakni keberuntungan, berpihak kepada grup kebanggaan masyarakat Malang itu. Satu hal yang ditekankan Eduardo, bagaimana timnya bangkit dari kekalahan.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida (Foto: Arema FC)

“Mungkin seharusnya kita bisa hasil lebih bagus. Menjadi, bukan hanya perihal fokus memperhatikan hasil. Tetapi, nilai terpenting merupakan ketika kita keok, kita bersama-sama menjalankan perbaikan serta balik menuju kemenangan,” katanya.

“Hal itulah yang disebut sebagai grup. Bukan karena menang, menang, menang, lalu kita disebut bagus serta lantas dianggap buruk dikala keok. Tetapi, apa yang terjadi di dalam grup inilah yang membikin pemain balik menang,” pungkasnya.

Baca juga:  Saksikan Indonesia vs Brunei Darussalam di AFF Futsal Championship 2022, LIVE di iNews : Liga Judi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.