https: img.okezone.com content 2022 04 01 51 2571518 dapat-dukungan-fifa-diminta-segera-mencoret-timnas-iran-dari-piala-dunia-2022-st40H14TXh.jpg

bisa Support, FIFA Diminta Segera Mencoret Tim nasional Iran dari Piala Dunia 2022 : Liga Judi

TEHERAN – Isu Tim nasional Iran dicoret dari Piala Dunia 2022 berembus kencang Ini ini. Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) pun mendapat support buat segera melaksanakan pencoretan itu.

Support itu disampaikan oleh organisator Hak Asasi Manusia (HAM) Iran juga Lembaga Penegakan HAM, Human Rights Watch (HRW). Mereka kompak menyerukan supaya FIFA segera mendiskualifikasi Iran dari Piala Dunia 2022 karena melarang wanita datang ke stadion.


Timnas Iran

Seabagaimana diketahui, Iran diisukan supaya dicoret dari keikutsertaan Piala Dunia 2022. Pasalnya, FIFA pada 2019 pernah memperingatkan pemerintah Iran supaya mencabut larangan wanita masuk stadion hal yang demikian.

walhasil, rumor pencoretan Iran dari Piala Dunia 2022 pun merebak sehabis kejadian pelarangan wanita memasuki stadion pada 29 Maret 2022. dikala itu, Iran sukses menekuk Lebanon dengan skor 2-0 juga memastikan diri lolos ke Qatar.

BACA JUGA: 5 Negara Kandidat Kuat Menang Piala Dunia 2022, Nomor 1 Baru Naik ke Peringkat 1 FIFA!

Padahal, banyak wanita yang telah membeli karcis perlombaan. Namun, mereka malah disemprot dengan cairan merica juga dilarang memasuki stadion.

BACA JUGA: Aljazair meminta ke FIFA Laga Lawan Kamerun Diulang, Drawing Piala Dunia 2022 sah Ditunda?

Rumor pencoretan Iran pun lantas didukung oleh para organisator Hak Asasi Manusia (HAM) di Iran. Salah satu organisator, Masih Alinejad menyerukan supaya FIFA mencoret Iran dari daftar peserta Piala Dunia 2022 supaya pemerintah ingin mencabut aturan hal yang demikian.

“gua menyerukan FIFA supaya segera melarang Republik Islam kita (turut Piala Dunia 2022) karena kita, para wanita Iran dilarang memasuki stadion selama 42 tahun,” kata Alinejad kepada Day by day Mail dikutip dari Iran Worldwide, Jumat (1/4/2022).

Baca juga:  Bruno Fernandes sah Perpanjang Kontrak di Manchester United hingga 2026 : Liga Judi

Senada dengan Alinejad, peneliti senior Iran di HRW, Tara Sepehri Far, pula turut menyerukan supaya FIFA segera memberi tindakan tegas kepada Iran. Dirinya ingin supaya wanita Iran enggak terus dijadikan korban kekerasan oleh pihak berwenang ketika hendak memasuki stadion.

“Pihak berwenang Iran telah berulang kali menunjukkan bahwa mereka melaksanakan upaya keras buat menegakkan larangan diskriminatif juga kejam mereka kepada perempuan yang menghadiri stadion sepakbola,” kata Tara dilansir sumber yang sama.

“Mengingat pelanggaran yang telah lama dijalankan otoritas Iran, FIFA seharusnya mengikuti pedoman globalnya sendiri perihal non-diskriminasi juga seharusnya menegakkan hukuman bagi ketidakpatuhan Iran,” jelasnya.

Kejadian hal yang demikian bukan yang pertama kali terjadi. Pada 2018, seorang wanita bernama Sahar Khodayari divonis penjara karena menyamar sebagai laki-laki supaya bisa memasuki stadion.

Berdasarkan laporan DW, Sahar meninggal bunuh diri dengan cara membakar dirinya sendiri karena enggak ingin mendekam di penjara. Setahun setelahnya, pada 2019, Presiden FIFA, Gianni Infantino, seketika turun tangan menyurati pemerintah Iran supaya ingin melonggarkan aturan yang telah diterapkan semenjak 1979 hal yang demikian.

Nikmati kemenangan judi bola dengan odds terbaik di Liga Judi. Karena kita yakni Agen SBOBET terpopuler di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.