https: img.okezone.com content 2022 03 22 51 2565604 5-turnamen-bersejarah-yang-telah-menghilang-dari-dunia-sepak-bola-nomor-1-baru-ditutup-pada-musim-2019-2020-regKtOsd9Z.jpeg

5 Turnamen Bersejarah yang Telah Menghilang dari Dunia Sepak Bola, Nomor 1 Baru Ditutup pada Musim 2019-2020 : Liga Judi


5 turnamen bersejarah yang telah menghilang dari dunia sepak bola dapat Anda ketahui di artikel ini. Dalam sepakbola, sejatinya ada banyak sekali ajang atau turnamen yang dimainkan, namun gak semua ada yang bisa bertahan sampai sekarang ini.

Tentunya ada banyak sebab mengapa ada beberapa turnamen yang pada akhirnya tidak dilanjutkan. Lantas turnamen apa saja yang kini sudah tidak dimainkan lagi?


Berikut 5 Turnamen Bersejarah yang Telah Menghilang dari Dunia Sepak Bola:

5. Full Members Cup

Full Members Cup

Full Members Cup adalah salah satu turnamen di Inggris yang kini sudah hilang. Ajang tersebut awalnya terbentuk karena imbas dari tragedy Heysel yang melibatkan bentrokan antara followers Liverpool dengan Juventus hingga banyak jatuh korban.

Gara-gara tragedy Heysel itu, banyak klub Inggris yang gak boleh main di kompetisi antar klub Eropa. Alhasil, Inggris membentuk turnamen baru buat menggantikan laga-laga turnamen antar klub Eropa tersebut.

Turnamen ini berlangsung dari 1985-1986 sampai 1991-1992. Para anggotnya adalah seluruh grup dari kasta teratas hingga kasta terendah. Menjadi, ada 41 grup yang ikut meramaikan kompetisi itu. Chelsea serta Nottingham Forest pun tercatat sebagai grup tersukses karena dua gelar yang kedua grup raih.

4. Artemio Franchi Trophy

Artemio Franchi Trophy

Pada 1984, ada turnamen bernama Artemio Franchi Trophy yang mempertemukan dua negara pemenang kompetisi federasi sepakbola Eropa serta Copa America. Kala itu, Prancis yang berstatus memenangkan Piala Eropa berhadapan dengan Uruguay selaku perwakilan pemenang Copa America.

Penamaan Artemio Franchi Trophy berdasarkan nama dari mantan Presiden UEFA, Artemio Franchi yang tewas sehabis mengalami kecelakaan mobil pada 1983.

3. Piala Intertoto

Baca juga:  Mohammad Hashemzadeh Tiba di Indonesia, Mempersiapkan Bawa Merah-Putih ke AFF Futsal Championship 2022 : Liga Judi

Piala Intertoto pernah berstatus turnamen elit di Eropa. Namun, sayangnya turnamen tersebut kerap disebut Piala Judi karena banyak para penjudi yang berubah jadi ajang itu sebagai permainan mereka.

Dimulai pada 1961, Piala Intertoto lahir tanpa ada kaitannya dengan UEFA. Turneman itu pada akhirnya diambil alih UEFA pada 1995.

Piala Intertoto sendiri dibuat oleh Wakil Presiden FIFA kala itu, akni Ernst Thommen yang ternyata jua pengelolo perusahaan bandar judi sepakbola. Menariknya, Toto dapat diartikan judi di bahasa Jerman.

Seiring berjalannya waktu turnamen itu mulai kehilangan followers. Alhasil, pada 2007 turnamen tersebut pun menghilang.

2. Piala Winners

Piala Winners

Piala Winners adalah turnamen yang digelar di Eropa serta diikuti oleh tim-tim yang menjuarai kompetisi piala negara masing-masing. Ajang tersebut pun dibuat UEFA pada musim 1960-1961.

Piala Winners pun ditiadakan oleh UEFA pada musim 1998-1999, yang pada musim terakhirnya Lazio keluar sebagai pemenang sebagai perwakilan dari Liga Italia.

Format Kompetisi yang digunakan di dalam Piala Winners adalah dengan sistem kompetisi gugur, dimana klub diundi buat menentukan pembagian lawan serta bertanding. Setiap klub kelak bertanding dua kali dengan sistem tandang serta kandang hingga partai semifinal. Partai closing dimainkan di tempat netral dengan satu partai.

Menang Piala Winners hingga kompetisi ini ditiadakan UEFA kelak dipertemukan dengan memenangkan Piala/Liga Champions Eropa buat memperebutkan Piala Large Eropa. Setelah kompetisi ini ditiadakan tempat memenangkan Piala Winners digantikan memenangkan Piala UEFA.

1. Piala Liga Prancis (Coupe de la Ligue)

Piala Liga Prancis

Prancis sebelumnya dikenal mempunyai dua kompetisi Piala Liga, yakni Coupe de la Ligue atau Piala Liga Prancis serta Piala Prancis. Namun, Piala Liga Prancis resmi ditutup pada musim 2019-2020, di mana Paris Saint-Germain (PSG) berubah jadi klub yang terakhir memenangkan turnamen itu sekaligus yang terbanyak memenangkan dengan full sembilan trofi.

Baca juga:  Tiga Markas Juventus Digeledah, akibat Diduga Pemalsuan Dokumen Kontrak Pemain: Liga Judi

Turnamen Piala Liga Prancis ditiadakan oleh Federasip Sepakbola Prancis (LFP) karena negara tersebut sebelumnya sudah memainkan tiga turnamen domestik, yang berarti banyak laga yang wajib dimainkan serta pada akhirnya membuat pemain kelelahan.

Keberadaan tiga kompetisi domestik kelak sangat menguras energi para pemain. Para pemain tidak mempunyai waktu yang cukup buat memulihkan kondisi fisik, sehingga lebih rentan menderita cedera. Waktu memulihkan diri kelak semakin sedikit ketika para pemain jua tampil di kompetisi Eropa.

Meski begitu, peniadaan Piala Liga Prancis jua cukup disayangkan. Sebab, Piala Liga Prancis sudah ada sejak musim 1963. Piala Liga Prancis beberapa kali berganti format sebelum akhirnya menggunakan format yang sekarang sejak musim 1994-1995.

Kumpulan pemain-tim yang berpartisipasi dalam Piala Liga Prancis berasal dari tiga divisi teratas sepakbola Prancis. PSG keluar sebagai memenangkan Piala Liga Prancis 1994-1995. Dominasi PSG terus berlangsung hingga Piala Liga Prancis terakhir.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.