Incaran Baru Para Fanboy Android 11 yang Makin Multimedia dan iPhone 12 yang Tanpa Pengecas – Saya termasuk terbelakang dalam urusan smartphone. Dahulu sewaktu ramai ponsel BlackBerry dengan BlackBerry Messengernya yang hits di Indonesia, saya masih pakai Sony Ericsson Aspen bersistem operasi Windows Mobile.

Incaran Baru Para Fanboy Android 11 yang Makin Multimedia dan iPhone 12 yang Tanpa Pengecas

Incaran Baru Para Fanboy: Android 11 yang Makin Multimedia dan iPhone 12 yang Tanpa Pengecas

Sebelumnya ketika Nokia Pisang disusul Nokia 3210 dan Nokia 3310 meledak di pasaran, saya juga tidak memegang ponsel sejuta umat itu. Saya pakai ponsel Ericcson T28 lalu Ericsson A1018. Kemudian ketika Android mulai booming, saya malah pakai BlackBerry. Sewaktu BlackBerry sangat populer di Indonesia, iPhone sudah punya pengguna setianya sendiri. iPhone fanboy dan BlackBerry fanboy kerap berdebat di forum diskusi Kaskus untuk menjagokan smartphone mereka dan saling menjatuhkan lawan masing-masing.

Fanboy adalah sebutan untuk seseorang yang fanatik terhadap merek atau produk teknologi tertentu. Adik-adik saya termasuk pengguna fanatik Apple sejak iPhone 5 muncul. Mereka punya hampir semua produk keluaran Apple Inc termasuk MacBook, iMac, iPod, juga membayar biaya iCloud dan iTunes. Sekarang mereka pakai iPhone X dan berencana ganti ke iPhone 12 jika telah resmi dijual di Indonesia.

Hanya saja, iPhone 12 mendapat kritik pedas dari netizen, termasuk di Indonesia, yang mengatakan wujud iPhone 12 hanyalah penggabungan dari iPhone 5 dan iPhone 11, jadi bentuknya terlihat aneh. Entah mereka ini pengguna iPhone betulan atau tidak, karena jarang sekali ada pengguna iPhone mengkritik produk keluaran Apple seaneh dan secacat apapun barang tersebut.

Apalagi iPhone 12 mengusung teknologi 5G dan chip A14 Bionic

Chip ini adalah chip 5-nanometer pertama di industri smartphone dan diklaim 50 persen lebih cepat dari chip ponsel di seluruh dunia. Ponsel ini juga hadir tanpa pengecas alias charger. Hmm, bagaimana mengisi daya kalau tidak ada charger? Anda bisa pakai charger iPhone yang lama, beli charger baru, atau pakai pengecas nirkabel bernama MagSafe.

Saya kutip dari theverge.com, MagSafe adalah aksesori magnet buatan Apple Inc yang digunakan untuk mengecas secara nirkabel. Tinggal tempel, daya di iPhone 12 akan segera terisi, jadi tidak repot membawa kabel dan kepala charger kemana-mana juga tidak makan tempat. Waduh, kalau iPhone 12 bisa ngecas tanpa kabel, apa fanboy Android panas karena rival mereka punya produk yahud? Tidak, dong. Android juga meluncurkan sistem operasi terbaru mereka berseri 11.

Android 11 punya delapan fitur baru, diantaranya built-in screen recorder, notifikasi dikumpulkan jadi satu sesuai aplikasi, izin app permission sementara, kontrol media, emoji baru, screenshot panjang, mengubah tampilan picture-in-picture, dan akses ke mini game. Yang paling seru, mungkin, Android 11 bisa multitasking mirip seperti di komputer.

Dibanding Android, iPhone dikenal punya pengguna yang lebih fanatik karena pengguna iPhone

Menganggap ponsel mereka lebih aman dari serangan virus, malware, dan pembajakan serta pembobolan data. Pemakai Android sering menganggap pengguna iPhone sombong hanya karena harga iPhone lebih mahal dari Android. Sebaliknya, iPhone fanboy menganggap Android tidak ada apa-apanya dibanding iPhone.

Statista.com menunjukkan bahwa per Agustus 2020, pengguna Android mencapai 90% dari total pengguna smartphone. Tidak heran, karena banyak pilihan dan harganya pun macam-macam. Ini berarti pengguna iPhone hanya secuil saja jumlahnya. Secuil berarti langka dan eksklusif, begitu kata para iPhone fanboy. Hemm~, mungkin.

Urusan keamanan data, ponsel Android keluaran terbaru seperti Google Pixel 2, Samsung Galaxy S9, atau. Huawei P20 Pro kini juga makin sulit dibobol hacker, menurut aparat keamanan di Texas, AS. Biasanya penegak hukum di negeri Paman Sam menggunakan teknologi dari perusahaan Cellebrite untuk membuka ponsel para pelaku kejahatan. Tapi kini membuka ponsel Android lebih sulit dari iPhone.

Lagipula meski Android atau iPhone sulit dibobol bukan berarti aman sepenuhnya dari para pembobol data, mereka tetap bisa menjebol walau butuh waktu lebih lama. Itupun hanya di ponsel Android keluaran terbaru. Apakah Anda salah satu pengguna fanatik iPhone atau mau beralih dari iPhone ke Android? Kalau punya uang sih bebas saja, mau beli ponsel Vertu pun tidak masalah ya.

Awal Perseteruan Fanboy Apple iPhone dan Android di Indonesia – Sebagai orang yang pernah menjadi sales produk Apple di salah satu reseller di Indonesia, penulis mengakui dan sangat mengagumi aneka produk-produk Apple. Tak terkecuali satu produk fenomenalnya, yaitu iPhone.

Awal Perseteruan Fanboy Apple iPhone dan Android di Indonesia

Awal Perseteruan "Fanboy" Apple iPhone dan Android di Indonesia

Penulis mengenalnya semenjak desas-desus akan kabar kemunculan iPhone generasi pertama yaitu iPhone 3G sekitaran tahun 2008 lalu. Tak sedikit customer menanyakan apa betul Apple akan mengeluarkan smartphone dan kapan akan dirilisnya.

Ya seperti diketahui saat itu Apple sedang tumbuh berkembang di Indonesia. Bukan hanya karena iPod-nya saja, tetapi oleh hadirnya produk-produk lain seperti Macbook (warna Putih/Hitam dop), Macbook Pro, dan iMac-nya yang kala itu sudah bisa di-install (dual operating system) Windows menggunakan aplikasi 3rd party.

Kenapa begitu? Karena selain customer pada umumnya sudah akrab dengan OS Windows dan mereka masih sangat awam dengan OS Machintosh bawaan Apple punya. Kemudian alasan lainnya ialah karena aplikasi-aplikasi Mac belum banyak ditemui, terutama perihal Microsoft Office.

iPhone 3G atau generasi pertama yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir di Indonesia. Kehadirannya pun disambut meriah di salah satu mall elite di Jakarta Selatan. Saat itu iPhone di-bundle satu paket langganan oleh salah satu provider telekomunikasi tanah air dan dibanderol dengan harga hampir belasan juta.

Antusiasnya sangat besar sekali, penulis ingat saat itu orang berbondong-bondong berdatangan, baik dari kalangan umum, pejabat, hingga selebritis tanah air nampak antre untuk membeli iPhone tersebut. Kehadiran iPhone 3G sangat fenomenal, baik secara kualitas, fungsi, dan performa patut diancungi jempol. Bahkan tetangga penulis, masih memiliki iPhone 3G yang sampai detik ini berfungsi dan dalam keadaan baik.

Bila dibandingkan saat itu dengan yang sekarang

Maka jelas keadaannya sangat jauh berbeda. Di tahun-tahun itu orang masih awam dengan hadirnya telepon pintar yang cikal bakalnya muncul pada Nokia Communicator (OS Symbian) dan PDA Phone. Hal itu disebabkan mayoritas penggunaan hape masih terbatas pada telepon dan SMS. Kalaupun ada aktivitas browsing pun kiranya sangat terbatas, karena masih berupa apps mobile yang tampil sederhana dan diperuntukkan bagi perangkat dengan OS Symbian.

Kehadiran iPhone 3G di Indonesia kiranya cukup banyak bersumbangsih kepada perkembangan penggunaan paket data internet dikarenakan aneka apps yang musti diunduh melalui Apple Store. Dibandingkan OS Android kala itu, iOS memang sangat jauh di atasnya. Android di Indonesia seingat penulis diperkenalkan oleh produsen Samsung pertama kalinya di mana ini-itunya terasa serba kurang.

Hingga beberapa tahun kemudian mereka mengikis ketertinggalan dan di situlah awal babak baru dimulainya perseteruan antara Apple (iOS) dan Google (Android). Sebagai pihak yang selalu tertinggal, para penggemar OS Android memang kerap mendapatkan cibiran. OS Android dilabeli lelet, banyak bug, produk hasil produksi kawasan Asia, dan kekurangan lainnya.

Hal ini nampak berbeda dengan mereka pengguna iOS

Dimana secara ekonomi harga iPhone memang mahal, digunakan oleh kalangan elite dan berkelas, eksklusif karena. Produk buatan negeri Paman Sam, lebih smooth dan minim bug, serta keunggulan lainnya.

Kemiripan antarmuka Android dengan iOS menambah perseteruan keduanya tak terkecuali kepada penggemar fanatik “fanboy” dua kubu tersebut. Saling bully dan saling merasa kubunya terbaik ialah suatu. Yang umum ditampilkan oleh kedua belah pihak sebagai resonansi dendam kesumat akibat sakit hati.

Namun meskipun para fanboy tahu kalau mereka dalam rekaan drama persaingan bisnis, nampaknya. Mereka tidak mempedulikannya dan tetap menyatakan bahwa kubunya lebih unggul. Walau mengagumi Apple, penulis merupakan pengguna Android. Bukan kenapa-kenapa, memang secara ekonomi penulis hanya mampu membeli hape berbudget tipis dengan OS Android. Lepas dari kekurangan yang ada, bagi penulis tidak menjadi masalah dan menerimanya dengan lapang dada.

Penulis pun tidak pernah mau ikut-ikutan dalam perseteruan Apple dan Android karena hanya akan membuang-buang waktu saja. Siapa yang lebih unggul, bagi penulis terserah. Terkecuali kalau salah satu bisa berubah jadi Optimus Prime maka itu lain persoalan.

iPhone Lebih Memiliki Keamanan Canggih Dibandingkan Android – Persaingan di dunia teknologi paling banyak di dunia smartphone. Persaingan ini antara iOS yang dikembangkan oleh Apple dari Android yang dikembangkan oleh Google. Faktanya di sistem operasi iOS tidak dapat di install aplikasi android dan begitu juga sebaliknya, Android adalah sistem operasi berbasis Linux.

iPhone Lebih Memiliki Keamanan Canggih Dibandingkan Android

iPhone Lebih Memiliki Keamanan Canggih Dibandingkan Android

Akan tetapi kedua sistem operasi ini tidak hanya berjalan di smartphone saja ada juga berjalan di komputer. Kedua sistem operasi Tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda dibandingkan satu sama lain. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya. Semua perusahaan perangkat lunak dapat mengalami masalah karena bug keamanan yang dapat disusupi.

Tentu saja, privasi Anda bisa dilindungi karena perangkat Anda terhubung ke internet setiap menit sepanjang hari. Tetapi jika Anda membandingkan Google dan Apple melakukan upaya semaksimal mungkin untuk menjaga kerahasiaan data pengguna.

Layanan Apple seperti iMessage, iCloud, dan FaceTime yang menggunakan enkripsi untuk melindungi data yang masuk ke perangkat anda dan di server Apple. Google menggunakan data yang dapat digunakan untuk pekerjaan periklanan dan data anda disimpan dari lokasi anda untuk memberi pengamanan jika ada mencoba mengakses data anda dari luar posisi anda maka, email akan masuk untuk memberitahu pengguna.

Jadi jika anda ingin privasi anda lebih terjamin sebaiknya gunakan sistem operasi IOS yang ada di iPhone milik Apple. Karena sistem keamanan milik iPhone sangat mustahil ditembus, jadi bila handphone. Anda hilang tidak perlu kuatir karena keamanan data di handphone akan aman dari tangan yang tidak bertanggung jawab. Apa yang sebenarnya ditawarkan iOS kepada Anda adalah: ini adalah penggunaan yang lebih sederhana dan lebih langsung yang tidak berkompromi dengan cara apa pun, dengan tingkat keamanan yang tinggi.

iPhone secara teratur menyediakan pembaruan perangkat lunak untuk pengguna iOS

Setelah pembaruan ini, 90% perangkat iOS dapat menggunakan versi terbaru. Sedangkan Android membuat pembaruan untuk penggunanya di Android namun, hanya 10% pengguna yang dapat menggunakan versi terbaru dari pembaruan yang dibuat oleh Android. Jadi, jika Anda ingin pembaruan terbaru ada di ponsel Anda, Anda harus memilih iOS.

iOS adalah system opera yang tidak memiliki masalah seperti lag atau lemot karena tidak ada akses ke semua jenis perangkat. Dan anda tidak perlu kuatir mengalami lag dan crash ketika menginstal banyak aplikasi dan membuka banyak aplikasi secara bersamaan yang penting RAM masih ada tersisa minimal 10% dari kapasitas RAM. Fakta bahwa iOS tidak menyertakan widget sistem juga secara positif memengaruhi kinerjanya. Sedangkan sistem opera Android juga bekerja melalui kernel Linux. Tidak seperti iOS yang memiliki sistem khusus.

Port Lightning yang digunakan oleh Apple adalah port khusus yang dapat di sambungkan ke komputer untuk mengisi daya, dan. Kita juga bisa atur perangkat untuk memastikan sinkronisasi data dari handphone ke komputer. Pengisian baterai bekerja jauh lebih efektif dari Micro USB yang digunakan oleh perangkat Android. Sedangkan Android lebih lama pengisiannya meskipun sudah ada fitur canggih fast charging saat ini tapi iPhone audah terlebih dahulu menggagasnya.

Arsitektur Exynos 1080 5nm Mulai Diungkap oleh Samsung – Dikabarkan bahwa Samsung saat ini sedang bekerja keras untuk menghadirkan chipset terbarunya. Adalah Exynos 1080 yang disebut-sebut sebagai penerus dari Exynos 980. Saat ini divisi riset Samsung sudah berbaik hati untuk berbagi informasi awal mengenai Exynos 1080.

Arsitektur Exynos 1080 5nm Mulai Diungkap oleh Samsung

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa Exynos 1080 bukanlah chipset kelas atas yang dikembangkan oleh Samsung untuk tahun 2021. Meski begitu, diperkirakan chipset ini bakal menarik perhatian sejumlah pabrikan smartphone lainnya. Contohnya seperti vivo, yang mungkin akan mengadopsi chipset ini untuk handset seri-X (vivo X60).

Divisi riset Samsung menyebutkan bahwa Exynos 1080 adalah chipset dengan fabrikasi 5nm, meskipun detail pasti tentang proses pembuatannya belum diketahui untuk saat ini. Ini akan bergabung dengan jajaran chipset 5nm yang terus berkembang, dimulai dengan Apple A14, dan termasuk Snapdragon 875 serta Kirin 9000.

Exynos 1080 akan menampilkan inti Cortex-A78, menggantikan A77 yang ditemukan di dalam pendahulunya

Menurut ARM, Cortex-A78 yang berjalan pada 2,1 GHz dapat memberikan kinerja 20% lebih tinggi daripada Cortex-A77 dengan clock speed 2,3 GHz.

Melihat hal itu, tentunya tak sedikit yang berharap bahwa chipset terbaru dari Samsung ini akan memiliki kinerja lebih baik dari Exynos 980 yang murni menjalankan inti Cortex-A77 dengan clock speed 2,2 GHz. Sementara untuk GPU, pilihan paling natural adalah Mali-G78.

Ya! GPU Mali-G78 adalah dua generasi yang lebih baru dibandingkan G76, yang bisa kalian temukan pada Exynos 980. Jadi hasilnya adalah peningkatan yang nyata dalam kinerja dan efisiensi, meskipun itu. Akan tergantung pada konfigurasi yang digunakan oleh Samsung (GPU 980 memiliki lima inti).

Selain Exynos 1080, Samsung juga disebut-sebut sedang mempersiapkan chipset kelas unggulan terbarunya, Exynos 2100 yang merupakan penerus dari Exynos 990. Diperkirakan, chipset unggulan terbaru buatan Samsung itu akan memulai debutnya di tahun depan melalui seri Galaxy S21.

Siap Saingi RTX AMD Bocorkan Sedikit Kemampuan RX 6000 Lancar Main Game di 4K – Pada ajang pengumuman Zen 3 kemarin banyak banget hal menarik yang diumumkan oleh AMD. Selain dari detail prosesor Ryzen 5000, AMD juga telah memperlihatkan kartu grafis teranyarnya untuk menyaingi NVIDIA yang telah merilis RTX 3000 beberapa waktu lalu. Namun, apakah AMD akan benar-benar bisa menyainginya.

Siap Saingi RTX AMD Bocorkan Sedikit Kemampuan RX 6000 Lancar Main Game di 4K

Sayangnya, AMD belum memperlihatkan secara detail mengenai kartu grafis RX 6000 besutannya. Namun yang menarik adalah, mereka sedikit memperlihatkan kemampuan gaming dari RX 6000. Setidaknya, mereka menargetkan gaming lancar di resolusi 4K. Game seperti Call of Duty: Modern Warfare berhasil dilibas dengan 88 FPS di resolusi 4K.

Namun, performa yang ditunjukkan tersebut belum diketahui kartu grafis yang mana tepatnya. Entah RX 6700 XT, atau RX 6900. AMD yang menyebutkan “RX 6000 Series” pada bocoran yang mereka berikut tersebut. Namun yang menarik, setidaknya performa yang ditunjukkan tersebut memperlihatkan kalau kartu grafis tersebut akan dirilis untuk menyaingi performa RTX 3070.

Kesempatan untuk mengelus hewan mulai menjadi meme di industri game saat ini. Muncul beberapa akun sosial media yang isi kontennya ialah mengkonfirmasi apakah game terbaru dukung sistem “pet” atau tidak, karena seperti yang kita tahu, apabila game tidak tambahkan opsi tersebut, game seketika jadi game “ampas” dan harus dibuang ke tong sampah. Ubisoft, tampaknya tak mau hal tersebut terjadi pada salah satu proyek besar mereka tahun ini – Assassin’s Creed: Valhalla.

Di luar aktivitas sibuk menjelajahi tanah Inggris dan merekrut pasukan baru, Eivor nantinya juga akan diberi beberapa aktivitas sampingan yang tidak begitu penting secara naratif maupun progres prajuritmu, tetapi setidaknya menjadi ketenangan baginya. Salah satunya ialah opsi untuk berinteraksi dengan kucing yang berkeliaran di game.

Dari video yang dirilis oleh akun resmi Ubisoft, Eivor tak hanya dapat mengelus si meong, tetapi juga ia dapat mengendongnya sambil dielus-elus.

Ini bukan kali pertama seri Assassin’s Creed tambahkan opsi mengelus binatang. Sebelumnya di Origins dan juga Odyssey. Ini merupakan fitur kecil yang tak hadirkan apapun pada gameplay, namun tetapi diapresiasi dan dicari-cari oleh banyak pemain,
khususnya mereka yang juga miliki hewan peliharaan di rumah.

Assassin’s Creed: Valhalla akan dirilis pada 17 November 2020 untuk PC, PS4, dan Xbox One. Versi PS5 dan Xbox Series X akan menyusul ketika console tersedia.

Timbulnya satu trailer atau Diluncurkannya satu game yang memiliki Hype lumayan tinggi, tentunya buat sebagian orang seperti beberapa cosplayer akan jadikan bahan atau Inspirasi mereka untuk coba membuat Costume dari karakter game itu. Seperti diantaranya pada Seri Assassin’s Creed yang sangat disukai oleh beberapa Cosplayer.

Menyongsong kehadiran game dari Cd Projekt Red yakni Cyberpunk 2077, tentunya banyak Cosplayer yang berlomba-lomba – lomba mendesain costume V, dengan arah supaya mereka nampak seperti atau sama dengan karakter penting pada Cyberpunk 2077.

Tapi Sekarang tiba dari satu Costume Maker yang datang dari Inggris yang namanya Valentine Costume, mereka sudah membuat Costum V dengan Inspirasi yang cukup edan, yakni mempersembahkan waktu mereka kurang lebih
semasa 5 Bulan serta 400 Jam untuk bikin
Jaket V dengan detil yang benar-benar mengagumkan, diawali pada
gambar pada punggung, lalu Ornament di bagian pundak kiri, sampai di bagian belakang tertulis “samurai” juga mereka bikin
sedetail kemungkinan. Khasnya, di bagian dalam kerah
nya juga dibikin satu serangkaian LED yang dapat dirubah warna sesuka kalian, dapat kalian melihat berikut ini :

Tetapi sayangnya, belumlah ada info apa Baju itu akan
dipasarkan atau mungkin tidak, tapi tentunya jika dipasarkan akan memiliki Nilai jual yang tinggi sekali.

Nah, jika jaket itu dipasarkan apa kalian akan beli nya ? Silakan catat pada kotak kometar yaa…

Sesudah beberapa waktu lalu kita dikagetkan dengan bocoranya 30 menit gameplay serta pertempuran boss yang akan diberikan oleh Assassin’s Creed Valhalla, kesempatan ini game yang ditingkatkan oleh Ubisoft ini kembali lagi alami kebocoran kembali lagi. Kebocoran itu berlangsung dimana official account instagram dari Assassin’s Creed Valhalla Italia tidak menyengaja mempublikasikan tanggal launching untuk gamenya. Berdasar posting yang telah dihapus itu, kemungkinan seri paling baru dari franchise yang sama dengan hidden bladenya ini akan dikeluarkan pada tanggal 17 November 2020 untuk Xbox One.

Walau pada posting itu cuma tampilkan tanggal launching untuk versi Xbox One saja, tidak tutup peluang jika tanggal itu bisa menjadi tanggal launching Assassin’s Creed untuk console current gen, seperti PlayStation 4, Stadia serta PC. Awalnya, lewat 2 video yang telah tersebar Asssasin’s Creed Valhalla
sendiri akan mempunyai gameplay yang tidak jauh tidak sama dengan AC Origins serta Odyssey
yang tawarkan model RPG, dengan feature penyesuaian yang sangat mungkin mu memakai beberapa
armor untuk tingkatkan stats. Dari sisi cerita sendiri game ini akan berpusat pada perjuangan Eivor
menolong rakyat East Anglia untuk lepas dari jeratan tirani yang coba merebut salah satunya kerajaan Saxon

Silahkan kita nantikan saja apa Assassin’s Creed Valhalla betul-betul akan dikeluarkan pada tanggal 17 November
atau hal itu hanya satu posting salah post yang dilaksanakan oleh account instagram game
yang gagasannya akan ada untuk PS5, serta Xbox Series X ini.

Awalnya kemungkinan sebagian dari kalian benar-benar ingin tahu atau tidak sabar untuk menanti seri Silent hill yang telah lama hilang, kesempatan ini beberapa isu sudah tiba diawali pada silent hill Reboot yang dibantah oleh konami, lalu tiba lagi isu Sony ingin membeli hak punya atas silent hill serta Metal gear yang mana isu itu dibantah oleh Hideo Kojima, serta lain – lain.

Kesempatan ini tiba lagi satu kabar dari seorang leaker yang populer sebab beritanya yang bisa dipercayai yakni AestheticGamer, sudah membuat beberapa posting berkaitan mengenai Silent hill yang mana diberitakan Silent hill akan dikeluarkan di tahun ini, tetapi tidak diketahui kapan mereka akan meluncurkan nya. Lewat Twitternya dia berasumsi silent hill akan dikeluarkan antara bulan Agustus atau bulan September.

Sebab pada 2 bulan itu adalah ada beberapa moment sama dengan bulan Agustus yakni ada State Of play
dari Playstation, dan pada bulan September yakni moment Tokyo Game Show yang diadakan dengan cara online.

Kesempatan ini kemungkinan kita mengharap apakah yang disebutkan oleh AestheticGamer ini betul,
sebab kita beberapa gamer, telah lama tidak diberi serial paling baru dari Silent hill, jadi kita nantikan saja pada di antara bulan Agustus atau September kelak.

Nah, apa kalian siap untuk menyongsong Silent hill paling baru ini ? Silakan catat pada kotak kometar yaa.

Sesaat lagi kita akan menyongsong masa konsol generasi baru. Konsol yang terbagi dalam PS5 serta Xbox Series X yang akan launching hampir bertepatan. Beberapa pengembang mulai siap-siap dengan beberapa game yang akan dikeluarkan untuk dua konsol ini. Belum juga ditambah lagi tehnologi hebat yang akan memberi pengalaman baru.

Dikutip dari Gamerant, bekas eksekutif Sony pastikan waktu pendek lebih bagus untuk game AAA. Shawn Layden sebagai bekas eksekutif Sony memberi pengakuan game pendek lebih bagus untuk game AAA generasi setelah itu. Hal itu lihat dari trend yang kemungkinan ada untuk konsol generasi paling baru.

Khususnya sebab permasalahan budget, dimana budget peningkatan makin besar untuk mengoptimalkan kualitas, ditambah lagi game AAA. Tetapi, harga game masih sama juga dengan konsol awalnya, hingga peluang memberi pengembalian investasi yang semakin sedikit. Karenanya, taktik paling baik ialah membuat game dengan waktu pendek.

Pengakuan itu jadi lumayan menarik mengingat sesaat lagi akan launching konsol generasi paling baru yang bisa menjadi perhatian komune gamer. Keinginannya pandangan itu memberi impak positif pada industri game.