Api Kegelapan Inilah Aksi Keren Hiei dari YuYu Hakusho di Jump Force – Disambut dengan ekpektasi besar dari banyak gamer dan fans anime di seluruh dunia, Jump Force sayangnya berakhir dengan nasib yang cukup memprihatinkan. Gamenya sendiri memang meraup angka penjualan hingga basis pemain yang tinggi, namun kualitas gamenya yang buruk dan penuh permasalahan teknis menjadi kekurangan fatal. Untungnya pihak developer tidak menutup mata dan terus berupaya untuk menyempurnakan kualitasnya.

Api Kegelapan Inilah Aksi Keren Hiei dari YuYu Hakusho di Jump Force

Termasuk juga dengan menyiapkan lima karakter DLC sebagai bagian dari konten Character Pass 2. Setelah menghadirkan Todoroki Shoto dari seri My Hero Academia dan Meruem dari Hunter x Hunter, karakter DLC selanjutnya yang akan hadir di Jump Force ternyata adalah Hiei. Hiei sendiri adalah salah satu karakter utama sekaligus rival Yusuke Urameshi dari serial YuYu Hakusho. Sama seperti Meruem, dia juga termasuk karakter yang mendapat banyak sekali permintaan agar ditambahkan ke Jump Force.

Sebagai petarung jarak dekat yang mengandalkan katana sebagai senjata utama. Hiei memiliki banyak kekuatan yang membuatnya jadi salah satu petarung terkuat di serinya. Selain kekuatan fisik luar biasa, kecepatan super, dan pertahanan kuat dari berbagai serangan elemen. Dia juga memiliki kemampuan untuk menggunakan Jagan Eye sebagai senjata telepati dan telekinesis terkuat. Dia juga dapat menggunakan kekuatan sihir berupa api kegelapan yang memiliki daya hancur mengerikan.

Bagi para fans yang sudah tidak sabar menantikan DLC karakter ini, Hiei rencananya akan dirilis pada musim gugur tahun ini. Sementara bagi kamu yang penasaran dengan gamenya, Jump. Force sendiri sudah tersedia dan bisa kamu mainkan di PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch dan PC.

WOW Microsoft Berhasil Akuisisi Bethesda dan Studio Lainnya dengan 111 triliun – Persaingan menjelang kehadiran konsol generasi baru memang terus diwarnai dengan banyak kejutan. Meskipun Microsoft sudah melakukan banyak upaya besar untuk membuat Xbox Series X atau praktik bisnis mereka semakin positif, namun perhatian dari banyak gamer masih lebih tertuju ke PlayStation 5 apalagi setelah pihak Sony membawa banyak kejutan besar di event PS5 Showcase pekan lalu.

WOW Microsoft Berhasil Akuisisi Bethesda dan Studio Lainnya dengan 111 triliun

Seolah tidak ingin mengalah begitu saja, pihak Microsoft akhirnya melakukan sebuah langkah mengejutkan yaitu dengan. Mengakuisisi perusahaan ZeniMax Media yang merupakan partner company dari Bethesda Softworks. Kocek yang mereka rogoh juga tidak main-main, dimana Microsoft menghabiskan USD 7.5 miliar atau sekitar IDR 111 triliun untuk mendapatkan Bethesda dan seluruh studio yang berada di bawah Bethesda Softworks mulai dari Bethesda.

Game Studios, id Software, ZeniMax Online Studios, Arkane Studios, MachineGames, Tango Gameworks, Alpha Dog Games, dan Roundhouse Studios. Ini artinya semua IP populer yang dipublish oleh Bethesda seperti The Elder Scrolls, Fallout, Wolfenstein. DOOM, Dishonored, Prey, Quake, hingga Starfield kini akan berada di bawah bendera Xbox. Meskipun begitu, semua game ini akan tetap tersedia di PC nantinya dan pihak Microsoft juga tidak. Menutup kemungkinan kalau game-game tersebut bisa dirilis di platform lainnya seperti PS5 dan Nintendo Switch.

Akuisisi ini bisa dibilang memberikan Xbox Series X lebih banyak perhatian dan daya tarik besar, apalagi penawaran. Xbox Gamepass yang akan diisi oleh lebih banyak game Bethesda yang bisa langsung dimainkan oleh semua. Penggunanya saat sudah dirilis, penawaran yang bahkan lebih menarik dibandingkan PlayStation Plus. Jadi bagaimana pendapat kamu mengenai kabar ini? Apakah kamu mulai tertarik untuk memiliki Xbox atau PS5 masih termasuk konsol yang lebih menarik

Street Fighter kemungkinan tidak asing lagi di telinga fans game. Hal itu adalah game fighting yang dikatakan sebagai salah satunya yang terbaik. Game itu jadi populer semenjak ada di platform Arcade, khususnya di Jepang sampai sekarang ini munul di konsol paling baru. Beberapa karakter unik dengan style bertanding yang berlainan ikut memberi warna game ini.

Dikutip dari Nintedolife, developer Capcom mengaku masalah nerf karakter Street Fighter di waktu dulu. Karakter yang mendapatkan nerf ialah Zangief dari Street Fighter 2. Dimana alasan nerf dari karakter ini ialah sebab seorang bermain benar-benar jago dengan karakter Zangief. hal itu disadari langsung oleh Developer Capcom, Yoshiki Okamoto.

hal itu berlangsung Saat team developer melakukan tes dengan menempatkan satu arcade Street Fighter 2 di Chateau EX di Kyobashi. Disanalah teamnya mendapatkan orang yang benar-benar hebat memakai Zangief. Menariknya lagi orang itu menaklukkan 85 orang yang bermain dari sana dengan cuma memakai karakter Zangief.

Waktu itu team Capcom serta kirim orang untuk memperhatikan orang itu. Setelah itu Capcom kirim tiga pemain terkuatnya untuk melawan orang itu serta pada akhirnya mereka ditaklukkan. Karenanya Yoshiko Okamoto lakukan nerf pada karakter Zangief. Meskipun sebetulnya Okamoto memberikan tambahan jika karakter Chun-Li terserang nerf sebab begitu terkenal.

Oleh karenanya, pemaparan di atas memberi deskripsi bagaimana team developer dari Capcom lakukan proses nerf. Kemungkinan ada yang sedih, khususnya sebab alasan nerfnya karena hanya orang itu begitu jago dalam mainkan satu karakter atau karena hanya ketenaran.