Sekalian menanti penyeluncuran Samsung Galaxy S21, sekarang tampil bocoran mengenai handphone yang kemungkinan ialah penerus dari piranti itu. Dalam bocoran itu, Samsung nampaknya pengin jadi yang paling depan, dengan mendatangkan pengembangan monitor yang dinanti-nantikan sejauh ini, yakni monitor penuh dibagian depan hp.

Produsen handphone sudah coba mengeluarkan handphone dengan monitor penuh dibagian depan sepanjang tahun. Bermacam langkah sudah dipungut sepanjang ini ibarat camera selfie punch hole atau proses pop up. Saat ini, paten baru mengutarakan jika Samsung kemungkinan sudah mendapati sistem baru untuk sembunyikan camera depan di monitor.

Dikutip dari Gizmochina (29/12), pada Juni lalu Samsung sudah ajukan paten ke WIPO (World Intellectual Properti Office) untuk satu piranti elektronik dengan penampilan dan sistem operasionalisasi yang serupa. Dokumen itu sudah disepakati dan diedarkan pada 24 Desember kemarin. Antiknya, paten itu mempunyai camera depan yang terselinap. Lain dengan camera pop-up, raksasa tehnologi asal Korea Selatan itu membuat sistem yang cukup susah.

Perusahaan memakai satu monitor terbuka di tempat tempat camera ditempatkan. Lantas, monitor sekunder ditempatkan pas di bawah tempat terbuka untuk tutupi camera waktu tidak dipakai. Sekarang ini, tehnologi itu diinginkan bisa masuk pasar. Tetapi, sistem ini akan kurangi kualitas piranti, sebab camera akan ditempatkan dalam suatu alat yang bisa bergerak turun naik. Jadi, lebih kurang itu sama dengan pop-up camera yang ada di pasar, tetapi komponennya dalam piranti.

Berdasar laporan LetsGoDigital, tehnologi baru ini kemungkinan nampak akan nampak di handphone flagship Samsung di hari esok. Sayang, peluang tehnologi ini tidak bakal ada pada seri Galaxy S21. Samsung kemungkinan akan memasangkan tehnologi itu pada Galaxy S22 yang diperhitungkan akan dikeluarkan pada 2022. Meskipun begitu, itu cuman pertaruhan dari beberapa tipster. Perusahaan sendiri belum secara sah umumkan mengenai peningkatan paten itu pada handphone. Jadi, tunggu update seterusnya, Teman dekat Tek.

 

 

Nama Shigeru Miyamoto tentu saja telah kenal kembali pada industri game konsol, terutamanya Nintendo sebab sudah berperanan penting dalam perubahannya. Dia ialah produser dan inisiator gim-gim legendaris yang salah satunya adalah game dengan pemasaran terhebat. Selain itu, salah satu perihal yang paling mencolok dari Miyamoto ialah perhatiannya pada beberapa orang yang bermain game. Baru saja ini, dianya sampaikan rasa kecewanya da sayangkan ramainya kekerasan yang berlangsung dalam video game.

Satu interviu oleh New Yorker yang dikutip dari GameRant (21/12), mengutarakan rasa Miyamoto berkaitan kekerasan pada video game. Pada game GoldenEye 007 misalnya

Miyamoto menjelaskan jika sesungguhnya dia tidak mencintai bagaimana Bond (watak dalam game) membunuh beberapa orang, walau mereka ialah kriminil. Untuk dipahami, GoldenEye 007 adalah game yang diambil dari film James Bond Golden Eye. Pemain akan berperanan selaku agen Bond dan menaklukkan beberapa kriminil.

Baca juga : OPPO diperhitungkan akan luncurkan Reno5 F

Walau Miyamoto mengaku jika permainan tembak dan melempar barang

memberi serunya tertentu saat bermain game, tetapi minimal dia merekomendasikan

supaya pengembang game mendapati langkah lain untuk memperoleh keceriaan itu. Tidak itu saja,

Miyamoto menerangkan bagaimana seorang pembikin film dan game atau penulis harus bisa memikirkan bagaimana imbas kemanusian dari perlakuan yang ada dalam kreasinya.

Pada 2006, satu studi kecil dikerjakan oleh periset Indiana University berkaitan imbas pada kekerasan di video game. Studi mendapati jika remaja hang mainkan video game dengan kekesaran didalamnya memperlihatkan tingkat nafsu emosional yang semakin tinggi. Tapi, sisi otak yang berkaitan dengan kekuatan untuk berencana, mengatur, dan arahkan sikap dan pemikiran akan bekerja lebih lambat, seperti disampaikan ABC News (21/12).

“Akan sangatlah baik bila pembikin video game ambil semakin banyak cara untuk bikin sudut pandang, dibanding terus menunjukkan satu episode dengan pemikiran yang begitu terang,” kata Miyamoto. Pembuat game Mario Bros ini mengharap bisa mengganti sudut pandang design game sekarang ini hingga orang lebih arif dan baik pada keduanya.

 

 

Sertifikat piranti OPPO baru tampil di situs sah TKDN Kemenperin dan situs sertifikasi postel. Piranti itu diperhitungkan kuat Reno5 variasi F.

OPPO awalnya sudah memperjelas tidak bakal ada variasi Pro dari seri Reno5. Selaku tukarnya, kelihatannya perusahaan handphone ini tengah menyiapkan variasi yang lain lebih dapat dijangkau. Ini bisa dibuktikan sesudah situs sertifikasi postel dan TKDN Kemenperin keluarkan sertifikat untuk piranti baru yang didaftarkan OPPO pada 15 Desember kemarin. Handphone baru ini diperhitungkan adalah variasi F dari Reno5.

Pada situs sah TKDN Kemenperin, piranti ini mempunyai nomor sertifikat 989/SJ-IND.8/TKDN/10/2020 yang mengandung nilai TKDN sejumlah 31.85%. Sesaat pada situs sertifikasi postel, mempunyai code piranti CPH 2145 bernomor sertifikat 72039/SDPPI/2020. Sayang, ke-2 sertifikasi itu tidak mengutarakan detail apa saja.

Tetapi, bila melihat kebiasan OPPO yang telah berjalan awalnya, kemungkinan piranti itu ialah Reno5 F. Sudah diketahui, OPPO mengeluarkan variasi F pada Reno2 dan Reno4 Yowinjoker

Selain itu, Reno5 akan selekasnya dikeluarkan di Indonesia di awal Januari kedepan. Seri ini mempunyai back cover yang paling canggih, dengan proses pewarnaan memikat, yakni proses Diamond Spectrum dengan dampak Reno Glow, dan hasilkan warna seperti berlian.

OPPO akan kembali lagi memakai monitor AMOLED 6,4 inch pada piranti ini. Di bagian camera, Reno5 mengangkat ide matriks Quad-Cam atau formasi ke-4 camera direncanakan selaku wujud ‘L’ kebalik. Sesaat, kekuatan videografinya disokong dengan sejumlah fitur, seperti AI Colour Portrait, AI Monochrome Video dan yang terkini feature AI Live HDR video.

 

Harga Bitcoin ini hari barusan merusak rekor baru selama hidup. Terdaftar dalam 24 jam Bitcoin alami peningkatan 14%. Saat ini harga Bitcoin ada di range Rp 320.000.000 atau sebesar US $23.000 (data diambil 17/12/2020).

Sentimen Pasar yang Positif

Pada tahun 2020 sentimen khalayak pada Bitcoin benar-benar positif. Terlebih bila menyaksikan dari ketertarikan perusahaan institusional, 2020 kelihatannya adalah tahun besar untuk Bitcoin. Nama besar seperti Paul Tudor Jones, Stanley Druckenmiller, Grayscale, PayPal, Square, MassMutual, MicroStrategy dan adalah beberapa nama yang memasukkan Bitcoin ke dalam saham mereka.

Belakangan ini juga Ruffer Invesment Management umumkan jika mereka mengalihkan 2,5% portfolio punya mereka ke dalam Bitcoin. Danny Scott, CEO dari CoinCorner mengungkapkan jika sentimen positif ini berlainan dengan tahun 2017. Di mana harga Bitcoin capai nilai paling tinggi selama hidup karena ketertarikan dari perusahaan retail yowinjoker

“Dibanding dengan 2017 di mana keinginan tiba dari pasar retail, keinginan sekarang ini tiba dari tingkat lembaga yang seutuhnya tidak teridentifikasi oleh beberapa orang. Ini nampaknya akan bersambung sampai 2021,” tutur Scott.

Baca juga : Lei Jun: Mi 11 akan Jadi Handset Pertama dengan SoC Snapdragon 888

Ketidaksamaan dengan Rekor 2017

Kecuali sentimen yang cukup berlainan, rekor yang terbentuk tahun 2020 ini mempunyai beberapa ketidaksamaan dari 2017, yakni:

Bitcoin selaku Asset Perlindungan Nilai

Tahun 2020 bisa disebut jadi tahun di mana investor harus memikir ulangi di mana mereka menyimpan asetnya. Ini yang pada akhirnya mengakibatkan sentimen yang positif untuk Bitcoin, sebab banyak investor melirik Bitcoin selaku perlindungan nilai ketika krisis Dunia dan menjadi tempat aman untuk portfolio mereka.

Perkembangan Wallet Address yang Konstan

Berlainan dengan tahun 2017, perkembangan wallet address di 2020 benar-benar konstan. Disamping itu di bulan November terdaftar 19,6 juta wallet address nampak aktif lakukan transaksi bisnis baik kirim atau terima. Data dari Glassnode menjelaskan jumlah wallet address itu minimal mempunyai 0,1 BTC.

Baca juga : Bukan Snapdragon 875, Tapi Qualcomm Ngenalin Snapdragon 888

http://68.183.183.3/ –Lei Jun: Mi 11 akan Jadi Handset Pertama dengan SoC Snapdragon 888 – Qualcomm, pabrikan chipset ternama asal Amerika Serikat telah secara resmi memperkenalkan platform mobile flagship terbarunya, Snapdragon 888. Bahkan Qualcomm berjanji akan mengnformasikan lebih detail mengenai Snapdragon 888 pada hari kedua (2/12) dalam gelaran Qualcomm Snapdragon Tech Summit Digital 2020.

Lei Jun: Mi 11 akan Jadi Handset Pertama dengan SoC Snapdragon 888

Sejumlah pabrikan smartphone yang akan menggunakan chipset tersebut juga sudah diperlihatkan, meskipun tidak ditunjukkan model handsetnya. Namun, CEO Xiaomi Lei Jun telah mengungkapkan melalui postingan di Weibo bahwa Mi 11 akan menjadi model pertama yang diluncurkan dengan Snapdragon 888.

Seperti dijelaskan oleh Qualcomm bahwa Snapdragon 888 yang diproduksi dengan teknologi proses 5nm telah dilengkapi dengan modem Qualcomm Snapdragon X60 5G generasi ke-3. Modem ini memungkinkan kompatibilitas global karena menawarkan mmWave dan sub-6 di semua band utama di seluruh dunia.

Modem ini juga mendukung agregasi operator 5G, multi-SIM global, mandiri, non-mandiri, dan Dynamic Spectrum Sharing. Lebih lanjut, chipset andalan ini juga telah dilengkapi dengan AI Engine generasi ke-6 yang terbaru dan diklaim memiliki kinerja AI hingga 26 TOPS dibandingkan dengan generasi terakhir.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan Qualcomm Sensing Hub generasi ke-2 yang “menggabungkan pemrosesan AI yang selalu aktif berdaya rendah untuk fitur-fitur cerdas yang intuitif.” Selain itu, Qualcomm juga sudah meningkatkan kemampuannya dalam fotografi komputasi.

Selain Xiaomi dengan Mi 11, merek lain seperti Black Shark, Nubia RedMagic, seri OPPO Find X, Realme, LG, Vivo, dan iQOO serta OnePlus diperkirakan akan juga meluncurkan model flagship dengan Snapdragon 888 pada paruh pertama tahun 2021.

Bukan Snapdragon 875, Tapi Qualcomm Ngenalin Snapdragon 888 – Qualcomm Annual Tech Summit secara resmi digelar 1 Desember 2020 dan pengumuman terbesar adalah peluncuran Snapdragon 888 Mobile Platform. Ya! Bukan Snapdragon 875 seperti yang disebutkan dalam sejumlah bocoran yang beredar beberapa bulan belakangan ini.

Bukan Snapdragon 875, Tapi Qualcomm Ngenalin Snapdragon 888

Qualcomm juga menyebutkan bahwa mobile platform penerus Snapdragon 865 itu akan jadi “otak” pada sejumlah smartphone flagship yang hadir di tahun 2021 nanti, termasuk Xiaomi, Samsung, LG dan Sony. Snapdragon 888 sendiri dibuat oleh Qualcomm melalui teknologi proses 5nm.

Tidak seperti chipset 5G seri 800 Qualcomm sebelumnya, yang satu ini hadir dengan modem terintegrasi, generasi ke-3, Snapdragon X60 5G 5nm. Qualcomm menegaskan bahwa modem baru ini menghadirkan kompatibilitas global 5G untuk mmWave dan sub-6 band di seluruh dunia.

Selain itu, modem baru ini juga telah mendukung jaringan multi-SIM, SA dan NSA global, dan Dynamic Spectrum Sharing. Daya tarik lainnya, chipset andalan ini juga hadir dengan AI Engine generasi ke-6 yang terbaru, sehingga mampu membawa lompatan yang cukup besar, yakni mencapai 26 TOPS dibandingkan dengan generasi terakhir.

Snapdragon 888 juga dilengkapi dengan Qualcomm Sensing Hub generasi ke-2 yang “menggabungkan pemrosesan AI yang selalu aktif dengan daya rendah untuk fitur-fitur cerdas yang intuitif”. Selain itu, Qualcomm juga sudah meningkatkan kemampuannya dalam fotografi komputasi.

Dalam presentasinya Qualcomm mengatakan bahwa Snapdragon 888 ini memiliki Spectra ISP terbaru dengan kecepatan gigapiksel yang dapat menangkap foto dan video pada 2,7 gigapiksel per detik atau sekitar 120 foto pada 12 MP. Ini dikatakan lebih cepat hingga 35% dari generasi sebelumnya.

Lembar spesifikasi yang lebih lengkap mengenai Snapdragon 888 akan diinformasikan oleh Qualcomm pada hari ini, (2/12). Namun, siaran pers menyebutkan bahwa pabrikan smartphone berikut ini memberikan dukungan untuk Snapdragon 888:

ASUS
Black Shark
Lenovo
LG
MEIZU
Motorola
Nubia
realme
OnePlus
OPPO
Sharp
Vivo
Xiaomi
ZTE
Meskipun Qualcomm tidak secara spesifik mengatakannya, semua pabrikan yang disebutkan di atas akan mengumumkan kehadiran smartphone yang didukung oleh Snapdragon 888 di tahun mendatang. Ya! Jadi kita tunggu saja kehadiran smartphone flagship tersebut.

Gelar Semua Rp1 di 12.12, ShopeePay Gelontorkan Voucher Hingga Rp12 Miliar – Bertepatan dengan Shopee 12.12 Birthday Sale di penghujung tahun, ShopeePay kembali menghadirkan kampanye ikonik ShopeePay Semua Rp1 dengan total voucher Rp12 miliar di berbagai brand ternama. Kampanye ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 12 Desember 2020.

Gelar Semua Rp1 di 12.12, ShopeePay Gelontorkan Voucher Hingga Rp12 Miliar

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, masih tercatat minus 4,04%. Hal ini dikarenakan terbatasnya mobilitas dan kecenderungan untuk menghindari kerumunan orang banyak.

Hal ini semakin menegaskan pentingnya pembayaran digital yang mengusung fitur contactless untuk memberikan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan bertransaksi masyarakat di tengah pandemi. ShopeePay juga memotret beberapa tren penting dalam pemanfaatan pembayaran digital sepanjang pandemi.

Pertama, ShopeePay menilai bahwa situasi pandemi tidak meredakan antusiasme masyarakat dalam melakukan kegiatan belanja, terlebih dengan hadirnya layanan uang elektronik untuk menunjang transaksi sehari-hari. Hal ini bisa terlihat dari terjualnya total voucher Deals Sekitarmu yang meningkat hampir 30x.

Selain itu, kemudahan yang ditawarkan juga mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia dan menunjukkan pergerakan gaya hidup seluruh kalangan masyarakat menuju digitalisasi. Kenyamanan transaksi digital juga menarik minat dari kelompok usia 40 tahun ke atas, dengan transaksi meningkat lebih dari 4x lipat selama pandemi.

Situasi ini juga mendorong pemerataan penetrasi transaksi uang elektronik di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa kota di luar Jabodetabek mencatat kenaikan transaksi paling tinggi selama masa pandemi termasuk Pare Pare (Sulawesi Selatan), Tanjung Balai (Sumatera Utara), Lubuk Linggau (Sumatera Selatan) dan Lhokseumawe (Aceh).

Sepert dikatakan oleh Cindy Candiawan, Marketing Manager ShopeePay

bahwa beberapa tren-tren menarik ini memperlihatkan antusiasme masyarakat untuk berbelanja tetap besar. Hal ini juga ditunjang oleh hadirnya layanan uang elektronik yang mudah, aman, dan memuaskan yang perlu diadopsi oleh seluruh kalangan masyarakat.

“Menutup tahun 2020, kami ingin menegaskan komitmen serta dukungan kami terhadap upaya pemerintah dalam mendorong adopsi pembayaran digital dan inklusi keuangan di Indonesia. Kami harap, kampanye dari ShopeePay ini dapat memberikan efek berlipat terhadap konsumsi nasional,” ucap Cindy.

Dalam penawaran menarik yang dihadirkan ShopeePay lewat kampanye ini juga menggandeng ratusan merchant favorit masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya seperti Alfamart, Alfamidi, Kopi Soe, Bakmi GM, Maxx Coffee, Auntie Anne’s, Gokana, dan Raa Cha.

Seperti yang telah disebutkan bahwa acara ini akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 12 Desember 2020. Satu hal yang menarik, akan ada hari-hari tematik seperti Hari Kopi Favorit (4 Desember), Hari Kuliner Asia (5 Desember), dan Hari Boba & Teh (8 Desember) yang hanya dapat diakses melalui fitur Deals Sekitarmu di aplikasi Shopee.

Kampanye ini juga menghadirkan fitur Voucher Khusus Pengguna Baru yang memberikan pengalaman eksklusif bagi pengguna baru ShopeePay. Melalui fitur ini pengguna baru ShopeePay akan diprioritaskan agar dapat mengakses voucher yang tersedia selama masa kampanye.

Desain Tampak Depan OPPO Reno5, Reno5 Pro dan Reno5 Pro+ Terungkap – Tidak sedikit yang meragukan bahwa OPPO pada bulan Desember di tahun ini akan meluncurkan OPPO Reno5 Series. Bahkan, beberapa rumor yang bisa dipercaya menyebutkan bahwa seri smartphone terbaru milik OPPO tersebut akan meluncur pada tanggal 10 Desember 2020.

Desain Tampak Depan OPPO Reno5, Reno5 Pro dan Reno5 Pro+ Terungkap

Spekulasi yang juga tersebar luas menyebutkan bahwa seri OPPO Reno5 akan punya tiga model, yakni OPPO Reno5, Reno5 Pro dan Reno5 Pro+. Bahkan terkait dengan hal itu, baru-baru ini pembocor asal Cina telah berbagi gambar mengenai ketiga model smartphone tersebut.

Dari gambar yang dibagikan, kita pun bisa mendapat gambaran mengenai desain bagian depan dari smartphone seri OPPO Reno5 tersebut. Pada gambar yang ditunjukkan, informan atau pembocor tersebut telah menggunakan render dari ponsel yang ada untuk menunjukkan bagaimana smartphone seri Reno5 nantinya akan muncul.

Gambar paling kiri adalah OPPO Reno4 SE, sedangkan yang di tengah dan di kanan adalah Reno4 Pro 5G. Gambar tersebut menunjukkan bahwa Reno5 akan terlihat seperti Reno4 SE dari depan dan Reno5 Pro serta Reno5 Pro+ akan memiliki kemiripan dengan Reno4 Pro 5G.

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Reno5 akan tiba dengan panel layar OLED 6,43 inci. Sedangkan Reno5 Pro dan Reno5 Pro+ diperkirakan akan dilengkapi dengan panel OLED 6,55 inci. Reno5 kemungkinan akan ditenagai Snapdragon 765G dan model Pro dengan Dimensity 1000+. Reno5 Pro+ diharapkan tiba dengan Snapdragon 865.

Diperkirakan OPPO Reno5 akan menampung baterai 4.300 mAh dan Reno5 Pro dapat dikemas dengan baterai 4.350 mAh. Model Pro+ mungkin datang dengan baterai lebih besar, yakni 4.500 mAh. Ketiga ponsel pintar tersebut diharapkan tiba dengan dukungan pengisian cepat 65W.

Terkait dengan fotografi, tak sedikit yang meragukan bahwa Reno5 akan dibekali sistem empat kamera di bagian belakang, dengan lensa utama 64 MP menggunakan sensor IMX686. Model Pro mungkin memiliki pengaturan kamera yang sama, sementara model Pro+ mungkin memiliki kamera utama dengan sensor Sony IMX7XX 50 MP.

OnePlus 9 Series akan Punya Model OnePlus 9E dengan Bodi Kompak – OnePlus sepertinya akan mengubah strategi produknya untuk ponsel pintar andalannya di tahun depan. Setelah mengubah dari strategi satu produk menjadi dua produk pada tahun 2019, seorang informan telah mengungkapkan bahwa OnePlus 9 yang akan tiba di tahun depan akan memiliki tiga model.

OnePlus 9 Series akan Punya Model OnePlus 9E dengan Bodi Kompak

Jadi, di samping ada OnePlus 9 dan OnePlus 9 Pro, OnePlus 9 Series juga akan memiliki model ketiga, yang diperkirakan sebagai OnePlus 9E. Ini pertama kalinya kita mendengan OnePlus 9E dan bocoran tersebut datangnya dari Max Jambor (@MaxJmb) yang berkicau d Twitter.

Menurut Max dalam postingan singkat di Voice, ia mengungkapkan bahwa masih belum diketahui di mana posisi OnePlus 9E dalam seri tersebut. Ada spekulasi yang menyebutkan bahwa itu mungkin model paling terjangkau, seperti Galaxy S10e, model paling terjangkau dari seri Galaxy S10.

Harga bukanlah satu-satunya perhatian. Tentu saja, para penggemar OnePlus juga tak sedikit yang berharap bahwa pabrikan smartphone yang dinakodai oleh Pete Lau ini mau menciptakan smartphone flagship dengan bodi kompak dan layar kecil. Harapannya itu adalah OnePlus 9E.

Jika OnePlus benar-benar akhirnya memenuhi keinginan para penggemarnya, diperkirakan OnePlus 9E akan punya layar di bawah 6,5 inci, mungkin lebih dekat dengan ukuran layar 6,0 inci. Datang sebagai smartphone flagship dengan bodi kompak, diharapkan perangkat ini akan dibekali chipset Snapdragon 875.

Detail mengenai spesifikasi OnePlus 9E juga masih misterus. Jadi kita berharap, beberapa minggu ke depan smartphone ini mulai terungkap. OnePlus hingga saat ini memang belum mengkonfirmasi tanggal peluncuran OnePlus 9 Series. Namun mengikuti tradisi, smartphone ini disebut-sebut akan meluncur kuartal pertama tahun depan.

Berbicara mengenai smartphone unggulan alias flagship dengan bodi kompak, tidak hanya Galaxy S10e yang dibuat oleh Samsung. Apple pun tidak mau ketinggalan dengan memproduksi iPhone 12 mini. Smartphone buatan Apple ini punya layar berukuran 5,4 inci dan dimensinya adalah 131,5 x 64,2 x 7,4 mm dengan berat 135 gram.